Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Agustus 2013

Agar Jangan Sampai Dikatakan

Illustrasi
Inilah kisah True Story yang terjadi pada zaman kekhalifahan Umar bin Khattab.
              Suatu hari Umar sedang duduk di bawah pohon kurma dekat Masjid Nabawi. Di sekelilingnya para sahabat sedang asyik berdiskusi sesuatu. Di kejauhan datang lah 3 orang pemuda . Dua pemuda memegangi seorang pemuda lusuh yang diapit oleh mereka ketika sudah berhaapan dengan Umar, kedua pemuda yang ternyata kakak beradik itu berkata,“Tegakkanlah keadalan untuk kami, wahai Amirul Mukminin!” “Qishashlah pembunuh ayah kami sebagai had atas kejahatan pemuda ini!”.
               Umar segera bangkit dan berkata, “ Bertakawalah kepada Allah, benrkah engkau membunuh ayah mereka wahai anak muda? “ Pemuda lusuh itu menunduk sesal dan berkata,” Benar , Wahai aAmirul Mukminin.” .“ Ceritakanlah kepada kami kejadiannya.” , Tukas Umar. Pemuda lusuh itu memulai ceritanya.
            “ Aku datang dari pedalaman yang jauh, kaumku memercayakan aku untuk suatu urusan muammalah kuikat kuselesaikan di kota on. Sesaimpanya aku, kuikat untaku pada sebuah pohon kurma lalu kutinggalkan dia. Begitu kembali, aku sangat terkejut melihat seorang laki-laki tua sedang menyembelih untaku, rupanya untaku terlepas dan merusak kebun yang menjadi milik laki-laki tua itu. Sungguh, aku sangat marah. Segera kucabut pedangku dan kubunuh ia. Ternyata ia adalah ayah kedua pemuda ini.”
            “Wahai,Akmirul Mukmiin , kau telah mendengar ceritanya,

Minggu, 27 Mei 2012

Kisah si Tempayan

gbr. tempayan
Seorang ibu di Cina yang sudah tua memiliki 2 buah tempayan yang digunakan untuk mencari air, yang di pikul di pundak dengan menggunaakan sebatang bambu. Salah satu dari tempayan itu retak, sedangkan yang satunya tanpa cela dan selalu memuat air hinggapenuh.
Setibanya di rumah setelah menempuh perjalanan panjang dari sungai , air di tem

Minggu, 01 April 2012

Kisah Ibu dan Anak

     Seorang Ibu terduduk di kursi rodanya . Suatu sore di tepi danau . Ditemani anaknya yang sudah mapan dan berkeluarga.
Kasih Ibu kepada seorang anak
Si Ibu bertanya , " Itu burung apa yang berdiri di sana?"
"Bangau mama", Anaknya

Share

TwitterDeliciousFacebookDiggStumbleuponFavorites